CILEGON – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Ujang Iing menegaskan akan memberikan sanksi terhadap pegawai yang ada dilingkungan dinasnya yang pagi tadi tidak mengikuti apel tanpa keterangan.

Sekedar diketahui, dari sebanyak 71 pegawai di DLH Cilegon hanya 49 pegawai yang hadir apel pagi dan 22 orang lainnya tidak hadir. “Tidak menampik jika ada pegawa yang tidak ikut apel tanpa keterangan, akan diberikan sanksi, berupa sanksi etika,” ujar Iing saat dijumpai di halaman kantornya, Selasa (14/11).

Namun ia menolak jika dari 22 orang pegawainya itu keseluruhan tidak memberikan keterangan. “Sebagian pegawai yang tidak ikut apel pagi dikarenakan tugas luar. Yakni melakukan pembersihan sampah-sampah di jalur protokol, pasar, jalan-jalan kota, yang dilakukan rutin setiap pagi,” katanya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi mengungkapkan inspeksi mendadak tersebut  dilakukan oleh Tim Gerakan Budaya Disiplin (GBD) Kota Cilegon. Hari ini, secara keseluruhan ada lima titik yang disidak yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemuda dan olahraga, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kecamatan Citangkil dan Kecamatan Pulomerak.

“Sidak ini merupakan agenda rutin yang dilakukan Tim GBD Cilegon dalam rangka meningkatkan disipilin para pegawainya. Di DLH yang tidak hadir sekitar 60 persen,” tuturnya.

Terkait tingkat kehadiran para pegawai di DLH, Plt Walikota Cilegon yang juga merupaka Ketua Tim GBD menyerahkan kepada Kepala Dinasnya masing-masing.  “Agar bisa dibina dan diaarahkan para pegawainya untuk terus meningkatkan disiplin pegawainya,” ucapnya.

Edi berharap kedepan kehadiran apel pagi bagi para pegawai di lingkungan pemkot Cilegon bisa mencapai 100 persen. “Sudah kita lakukan himbauan terus menerus,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)