CILEGON – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama Tim Forensik Polda Banten dan Satreskrim Polres Cilegon menyambangi PT. Krakatau Shipyard yang berlokasi di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Sabtu (12/8).

Kedatangan rombongan ini diduga kuat berkaitan dengan kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Krakatau Shipyard (galangan kapal) pada Jumat 11 Agustus 2917, yang menewaskan 5 orang pekerja dan 2 orang mengalami luka-luka.

Yadi, Udin, Ipul, Ali, dan Supri tewas saat mengerjakan pembuatan kapal Kendhaga Nusantara 14 yang merupakan pesanan pihak Kementerian Perhubungan. Kapal Kendhaga Nusantara 14 yang sedang di kerjakan oleh PT Krakatau Shipyard itu meledak diduga karena adanya kebocoran gas saat proses pengelasan berlangsung.

Sejumlah awak media yang hendak meliput kedatangan rombongan tersebut ke area PT. Krakatau Shipyard tidak diperkenankan masuk oleh pihak keamanan perusahaan dengan alasan instruksi langsung pimpinannya. “Maaf mas kata pimpinan wartawan tidak boleh masuk,” ujar seorang petugas keamanan dari dalam gerbang yang telah tertutup. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)