RANGKASBITUNG – Keberadaan perpustakaan di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lebak masih cukup minim. Dari 784 SD, baru sekira 30 persen SD yang telah mempunyai bangunan tersebut. Padahal, keberadaan perpustakaan sangat penting sebagai penunjang pendidikan.

“Ya, memang masih banyak SD yang belum miliki perpustakaan. Baru sekira 30 persen sekolah dasar di Lebak yang telah miliki bangunan perpustakaan. Namun, kita akan lengkapi secara bertahap,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaaten Lebak Asep Komar Hidayat kepada Radar Banten, kemarin.

Asep menceritakan, masih banyaknya SD yang belum memiliki bangunan perpustakaan karena keterbatasan anggaran dan minimnya lahannya sekolah. “Perpustakaan penting, tapi ruang kelas lebih penting lagi. Sementara ruang kelas juga masih banyak yang kurang,” katanya.

Sumartijan, Kepala SDN 1 Girilaya, mengatakan bahwa gedung perpustakaan di sekolahnya sudah dua tahun ambruk karena tidak pernah direhab. Hingga saat ini pun, pihak sekolah belum dapat membangun kembali gedung sekolah tersebut. “Sebetulnya, kami sudah mengajukan pembangunan ruang perpustakaan kepada Disdikbud Lebak, tapi belum ada tanda-tanda akan direalisasikan,” katanya.

Sumartijan berharap, gedung perpustakaan di sekolahnya bisa segera dibangun. “Tentunya, dengan ruangan perpustakaan yang representatif siswa dapat lebih fokus, tenang, dan mau berlama-lama di perpustakaan,” katanya. (nce/zis/dwi/RB)