Paspor atas nama Siti Aisyah yang dikeluarkan Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Aisyah kini ditahan Polisi Diraja Malaysia atas dugaan keterlibatannya dalam pembunuhan Kim Jong-nam. Foto: JawaPos.Com/istimewa

SERANG – Aisyah, warga Kampung Rancasumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang yang diduga ikut serta dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri Pimpinan Korea Utara Kim Jong-Un dipandang sebagai orang pendiam dan pekerja kerja oleh keluarga dan tetangganya.

Ketua RW 10 lingkungan tempat tinggal Aisyah, Sukriya memandang Aisyah sebagai sosok yang sangat pendiam. Karakter Aisyah tersebut sudah terlihat sejak Aisyah kecil. “Dia jarang main orangnya waktu kecil juga, makanya kita kaget saat tahu Aisyah terlibat,” ujar Sukriya di kediaman Aisyah, Jumat (17/2).

Sukriya menuturkan, setelah lulus sekolah dasar, Aisyah memutuskan bekerja di pabrik konveksi di Jakarta. Aisya berangkat ke Jakarta beserta teman dekatnya. “Sekarang temennya iti di Jakarta, udah gak disini,” ungkapnya.

Aisyah terlihat rutin pulang setiap tahunnya saat menjelang hari raya idul fitri, jika bulan-bulan biasa, Aisyah jarang terlihat pulang. Kalaupun pulang anak bungsu dari empat bersaudara itu selalu di rumah.

Sementara itu, Ahmad Jeni, kerabat Aisah mengaku mengenal sosok Aisyah selain sebagai orang pendiam juga pekerja keras. Menurutnya, Aisyah sudah bekerja sejak dia masih terlihat polos.

“Saya pertama ketemu di tempat kerja di Jakarta, polos waktu itu, terus dia nikah sama anak bos saya,” ujar laki-laki asal Demak yang saat ini menjadi suami dari saudara Aisyah.

Asiyah setelah menikah pernah kerja di slaah satu mall di Malaysia. Disana, Aisyah bekerja sebagai petugas karcis di area wahana permainan di mall tersebut. “Aisyah ke Malaysia diajak (mantan) suaminya,” ujarnya. (Bayu)