CILEGON – Aksi mogok kerja yang dilakukan puluhan pegawai Rumah
Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon, Kamis (24/4/2014) ini masih berlangsung. Aksi
yang menuntut transparansi manajemen terkait upah pembagian jasa medis untuk
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) itu belum mendapatkan respons dari
pihak manajemen.

Pantauan radarbanten.com, Direktur RSUD Zainoel Arifin yang
tiba di RSUD langsung menemui kerumunan massa pekerja dan mengajak untuk
berdialog. Sayangnya ajakan Direktur itu tidak digubris oleh pekerja yang meminta
penjelasan terkait dengan tuntutan mereka disampaikan di lokasi aksi.
“Kalau mau menjelaskan, di sini saja Pak. Gak perlu ada yang ditutup-tutupi,”
ujar salah seorang pegawai.

Mendapat respons seperti itu, orang nomor satu di rumah
sakit berplat merah itu hanya berdiri terdiam. “Kalau aksi seperti ini kan
mengganggu kenyamanan pasien. Makanya lebih baik kita bicarakan di dalam
saja,” ajak Zainoel.

Sayangnya, ajakan Zainoel justru dibalas dengan sorakan oleh
pegawai RSUD yang melakukan demo. (Devi Krisna)

BAGIKAN