SERANG – Tiga hari jelang Idul Adha atau hari raya kurban, harga daging ayam di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang turun sebesar Rp5 ribu. Hal ini dikarenakan pasokan ayam di kandang-kandang ayam di wilayah Kota Serang relatif aman.

“Kalau sekarang pasokan di Kandang-kandang ayam banjir, kan sudah mulai panen, harganya turun Rp5 ribu. Dari Rp35 ribu ke Rp30 ribu, itu harga daging ayam potong,” kata salah seorang pedagang, Wili Sunarwan (28) kepada radarbanten.com, Senin (21/9/2015).

Wili menjelaskan, harga daging ayam hidup yang sebelumnya Rp25 ribu per kilogram, namun saat ini turun mencapai Rp17 ribu per kilogram. “Alhamdulillah, sekarang mah sudah turun. Berbeda dengan sehari setelah lebaran Idul Fitri lalu, harga ayam potong mencapai Rp50 ribu dan turun bertahan di harga Rp35 ribu hingga akhirnya sekarang menjadi Rp30 ribu per kilogram. Mudah-mudahan tidak mengalami kenaikan hingga lebaran Idul Adha nanti,” paparnya.

Wili mengungkapkan, dengan kondisi seperti harga seperti ini, dirinya optimis bisa menjual hingga 10 ton ayam potong, karena harganya terjangkau. “Kalau lebaran sebelumnya, saya menjual ayam potong mencapai 7,5 ton saat lebaran. Karena ini harganya murah, Inshaa Allah 10 ton bisa habis,” katanya sambil menunjukkan tempat penyimpanan ayam hidup yang disediakan untuk menampung ayam jelang Idul Adha.

Salah seorang pembeli daging ayam potong, Ita mengaku, senang dengan turunnya harga ayam jelang lebaran Idul Adha, dirinya bisa membeli daging lebih banyak dibandingkan lebaran Idul Fitri kemarin. “Kan lumayan, lebaran kemarin saya beli Rp100 ribu cuma dapat 2,5 Kilogram. Kalau sekarang kan bisa 3,5 kilogram. Alhamdulillah, mudah-mudahan tidak naik lagi,” katanya. (Fauzan Dardiri)