Anak Koin di Pelabuhan Merak Ditemukan Tewas Mengambang

CILEGON – Tidak jauh dari Dermaga III, Jaya Effendi (18) yang biasa mengais rezeki sebagai anak koin di Pelabuhan Merak, ditemukan tewas dalam posisi mengambang, Selasa (20/6). Jasad korban dievakuasi menggunakan perahu katir milik nelayan yang kemudian sandar di Pos SAR Merak yang selanjutnya dibawa ke KSKP guna pendataan.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban yang merupakan warga Lingkungan Suka Senang, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak ini sebelumnya sedang menjalani rutinitasnya sebagai anak koin bersama tiga temannya pada Minggu 18 Juni.

Saat itu, korban berada di atas kapal KMP ELISIA dalam posisi persiapan mau melompat ke laut. Namun tiba-tiba korban terpeleset dan jatuh ke laut dengan posisi telungkup (dada mengenai permukaan air) dan tidak timbul lagi. Teman-teman korban sempat mencari namun nihil korban tidak dapat ditemukan.

“Pagi hari tadi, orangtua korban sudah melapor ke KSKP Merak. Sebenarnya anak koin sudah dilarang beraktivitas sejak 3 bulan lalu di Pelabuhan Merak ini. Papan larangan sudah ada dan imbauan telah dilakukan. Tapi korban dan teman-temannya mencuri kesempatan saat penumpang sedang ramai,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak AKP Tesyar R Prayitno.

Sementara itu, Kepala Basarnas Banten Hairoe Amir Abyan mengungkapkan proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari Pos SAR Banten, KN 224 Basudewa, Polda Banten, Polair Banten, Lanal Banten, ASDP Merak, Security Merak, dan masyarakat setempat.

“Posisi saat korban ditemukan oleh Kapal Portlink 3 yang saat itu sedang sandar di dermaga pada tw 0620 0945 G. Salah satu ABK ada yang melihat mayat mengapung di sisi kiri kapal pada tw 0620 1000 G,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)