SERANG – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Serang masih kesulitan menemukan identitas mayat yang ditemukan di Kampung Nambo, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Pasalnya saat melakukan proses identifikasi melalui fingerprint (sidik jari) polisi tetap kesulitan menemukan identitas Mr X.

“Kita sudah lakukan finger print malah yang keluar identitas perempuan padahal korban berjenis kelamin pria,” ujar Kasatreskrim Polres Serang AKP Arrizal Samelino kepada wartawan, Rabu (8/4/2015).

Padahal sebelumnya, lanjut Kasat, proses fingerprint bisa digunakan untuk mengidentifikasi identitas korban tanpa identitas. “Waktu yang (korban) pembunuhan Kramatwatu itu kita langsung bisa ketahui,” jelas Kasat.

Untuk diketahui, mayat tanpa identitas ditemukan di Kampung Nambo, Ciruas Kabupaten Serang. Berdasarkan hasil uji forensik lelaki tanpa identitas itu diduga kuat korban penembakan di luar Kota Serang, lalu dibuang ke lokasi penemuan. Soalnya, hasil penyisiran sejauh radius satu kilometer dari lokasi penemuan mayat, polisi tidak ditemukan selongsong peluru.

Dua proyektil ditemukan bersarang di tubuh korban. Diketahui, Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Drajat Prawiranegara dr Budi Suhendar SpF memperkirakan, dua luka tembakan di tubuh korban menjadi penyebab kematian. Soalnya, dua luka tembak di tangan kiri dan tembus mengenai pembuluh darah korban.(Wahyudin)

BAGIKAN