Atlet berkuda Banten Kurniadi Mustopo ketika tampil pada PON XIX Jawa Barat 2016.

SERANG – Deretan panjang atlet Banten menembus tim pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) terus bertambah. Setelah beberapa hari lalu atlet hoki Banten resmi dipanggil ke pelatnas SEA Games, kini giliran atlet cabang olahraga (cabor) berkuda, Kurniadi Mustopo yang dipanggil Pengurus Pusat (PP) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) untuk bergabung bersama tim pelatnas.

Tidak tanggung-tanggung, Kurniadi akan bergabung bersama tim pelatnas berkuda Indonesia untuk program jangka panjang menghadapi SEA Games XXIX Malaysia 2017 dan Asian Games XVIII Indonesia 2018.

Pemanggilan Kurniadi ke pelatnas sebenarnya bukan hal baru dan mengagetkan insan berkuda Banten. Bahkan, nama Kurniadi sudah tidak asing lagi di tim nasional berkuda Indonesia. Sederet prestasi nasional dan internasional pernah diraihnya ketika berseragam Banten dan Indonesia.

Bahkan, Kurniadi pernah tercatat mewakili zona Asia pada kejuaraan World Jumping Challenge 2016 yang digelar di Rabat, Maroko. Kurniadi melaju ke World Jumping Challenge 2016 setelah menyingkirkan pesaingnya dari negara-negara Asia yang dihuni Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, Brunai Darussalam, Thailand, India, dan Myanmar.

Saat ini, Kurniadi bersama atlet yang dipanggil PB Pordasi untuk kategori equestrian sedang menjalani pelatnas di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang merupakan milik pribadi mantan Kepala BIN Marciano Norman. Tim equestrian Indonesia dilatih pelatih asal Belanda.

Pelatih Berkuda Banten Joko Suranto mengatakan, nama Kurniadi sudah malang melintang di event internasional mewakili Indonesia. Bahkan, prestasi Kurniadi di event internasional sudah tidak terbantahkan lagi.

“Yang pastinya dia (Kurniadi-red) dipanggil ke pelatnas atas prestasi di PON XIX Jawa Barat 2016. Kurniadi mampu meraih medali emas pada PON lalu dari nomor show jumping yang merupakan spesialisnya. Kita semua berharap selama di pelatnas kualitas Kurniadi kian meningkat,” kata Joko kepada Radar Banten, Jumat (14/7) sore.

Joko menambahkan, keberadaan Kurniadi di pelatnas juga diharapkan mampu mengharumkan Indonesia di dua event besar, yakni SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. “Kebanggaan terbesar seorang atlet bila bisa mengharumkan negaranya di kancah internasional. Ke depan mudah-mudahan ada atlet berkuda lainnya yang mengikuti jejak Kurniadi,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Binpres KONI Banten Henky S Breemer menyatakan, saat ini tercatat lebih dari sepuluh atlet Banten yang berada di pelatnas. Jumlah ini merupakan yang terbesar semenjak Banten menjadi provinsi. “Tentunya ini angin segar bagi dunia olahraga Banten. Keberadaan patriot-patriot olahraga Banten di pelatnas menandakan pembinaan yang dilakukan selama ini berhasil,” ujarnya. (ANDRE AP/RBG)