SERANG – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Serang merekomendasikan kepada Ketua DPRD Fahmi Hakim agar Ubaiedillah, anggota DPRD yang diduga menggelapkan mobil rental, dipecat dari keanggotaan DPRD.

“Suratnya sudah disampaikan ke pimpinan (Ketua DPRD) untuk mengambil tindakan,” kata Ketua BK Muhsinin saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (12/3/2014).

Sebelumnya, kata dia, BK sudah memproses laporan dugaan penggelapan itu dengan mengumpulkan bukti-buktinya. Lantas terlapor akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi. Tapi karena kemungkinan kehadirannya kecil maka diserahkan langsung ke pimpinan DPRD.

“Sudahlah ini kan sudah cemarkan nama lembaga. Kalau cemarkan nama partainya sih itu urusan partainya. Tidak akan muncul kalau dipanggil. Sudahlah keluarkan saja dari dewan (DPRD),” katanya.

Ketua DPRD Fahmi Hakim belum menerima rekomendasi BK. Ia menunggu rekomendasi BK soal bagaimana tindak lanjut terhadap Ubaedillah. Ia juga meminta BK segera memanggil Ubaedillah untuk diklarifikasi. “Kita melihat praduga tak bersalah. Karena itu harus diklarifikasi dulu,” ujarnya.

Sejauh ini Ubaedillah masih menerima gaji sebagai anggota DPRD. Penghasilan yang diterimanya per bulan sekitar Rp 20 juta. “Gaji ditransfer. Secara administrasi gaji diambil. Kalau ada dasar hukum untuk pemberhentian, baru gaji dihentikan,” kata Sekretaris DPRD Setiawan di ruang kerjanya.

Untuk dana kegiatan, seperti Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), kata dia, sepanjang yang bersangkutan ada di surat pertanggungjawaban makan akan mendapatkannya. Pada Januari dan Februari, Ubaedillah selalu ikut kegiatan pantia
khusus. “Tapi berangkatnya tidak di sini (Gedung DPRD), nyusul ke lokasi,” katanya.

Ubaedillah dilaporkan ke BK DPRD oleh warga Kecamatan Petir Muntaha, karena belum mengembalikan satu unit mobil rentalnya jenis Xenia tipe Li dengan nomor polisi F 1556 CF.

Hari berikutnya laporan juga disampaikan oleh warga Kampung Majasari, Desa Majasari, Kecamatan Jawilan Anwar karena tanggal 3 Desember 2013 Ubaedillah meminjam uang kepada Anwar Rp 30 juta dengan jaminan mobil Avanza bernomor polisi A 1450 KD. Tapi ternyata mobil itu adalah mobil rental.

Ubaedillah juga sudah dilaporkan oleh Rohendi, pemilik rental di Kampung Legoknoong, Desa Kaduagung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rohendi, ke Polsek Cibadak dan Polres Lebak. Terlapor sudah meminjam enam mobil rentalnya dan hingga saat ini belum dikembalikan.

Ubaedillah sulit ditemui. Hari ini tidak ada rumahnya. Saat dihubungi, telepon selularnya tidak aktif. (SUTANTO)