Pemusnahan gulma di Balai Karantina Pertanian Cilegon.

CILEGON – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon kembali memusnahkan gulma. Pemusnahan 700 kilogram gulma ini berlangsung di Instalasi Karantina Hewan BKP Kelas II Cilegon dengan cara dibakar di tabung incinerator.

Kepala Seksi Karantina Tumbuhan pada BKP Kelas II Cilegon Zoroaidah menjelaskan, pemusnahan gulma adalah tindakan karantina berdasarkan Permentan No 51 tentang Perubahhan Permentan No 93 tahun 2011 tentang jenis organisme penggangu tumbuhan karantina (OPTK).

“Ini termasuk kedalam kategori OPTK jenis A1 golongan II yaitu asphodelus fistulosus pada media pembawa gandum asal Australia,” ujarnya di lokasi pemusnahan, Kamis (12/10).

Dia mengungkapkan, gulma ini berasal dari hasil sortasi (pemisahan) produk gandum asal Australia ini diangkut kapal laut MV Anna Maria dan MV Bulk Polaris yang sedang sandar di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, beberapa waktu lalu.

“Masing-masing gulma dari dua kapal itu 300 kilogram dan 400 kilogram,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)

BAGIKAN