Perenang Banten M Alifka Ihsan ketika tampil pada Kejurda Renang Banten 2017 di kolam renang Citra Raya, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu. Dok. Radar Banten

SERANG – Pengurus Provinsi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (Pengprov PRSI) Banten telah menyiapkan delapan perenang untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Renang Kelompok Umur (KU) 2017. Pada single event yang akan dilangsungkan di kolam renang Jakabaring Aquatic Stadium, Palembang, Sumatera Selatan, pada Jumat-Selasa (21-25/4), delapan perenang Banten siap membuat kejutan.

Kedelapan atlet yang diterjunkan ialah Nidiya Gothami (KU 17 tahun putri, turun di lima nomor lomba, yakni 400 meter/800 meter/1.500 meter gaya bebas dan 100 meter/200 meter gaya kupu-kupu), Putri Wijaya (KU 18 tahun putri, turun di empat nomor, yaitu 50 meter gaya kupu-kupu, 50 meter/100 meter gaya punggung, dan 50 meter gaya bebas), M Alifka Ihsan (KU 17 tahun putra, turun di sembilan nomor, yaitu 50 meter/100 meter/200 meter/400 meter/1.500 meter gaya bebas, 50 meter/100 meter/200 meter gaya punggung, dan 200 meter gaya ganti perorangan).

Mauldan Robbisma (KU 17 tahun putra, turun di empat nomor, yakni 50 meter/100 meter gaya bebas dan 50 meter/100 meter gaya kupu-kupu), Isnanul Kamil (KU 14 tahun putra, turun di tiga nomor lomba, yaitu 50 meter gaya kupu-kupu, 50 meter/100 meter gaya bebas), Firzatullah Rahmansyah (KU 13 tahun putra, turun di enam nomor, yakni 50 meter/100 meter/200 meter/400 meter gaya bebas dan 50 meter/100 meter gaya kupu-kupu), Elia Angga (KU 15 tahun putra, turun di empat nomor, 50 meter/100 meter gaya kupu-kupu dan 50 meter/100 meter gaya bebas), dan Tegar Mukhtariawan (KU 13 tahun putra, turun di lima nomor, yaitu 50 meter/100 meter/200 meter/400 meter gaya bebas dan 50 meter gaya kupu-kupu).

Ketua Umum Pengprov PRSI Banten Moch Poppy Nopriadi mengatakan, delapan atlet yang diterjunkan merupakan yang terbaik hasil Kejurda Renang Banten 2017 yang digelar di kolam renang Citra Raya, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu.

“Mereka yang diturunkan tidak sembarangan dan tidak hanya berdasarkan juara di kejurda saja. Kami juga melihat limit atau catatan waktu yang ditorehkan atlet ketika tampil di kejurda. Tidak juga hanya lolos limit nasional, tapi atlet yang memiliki kans juara di masing-masing KU. Banyaklah pertimbangan dan lainnya kita lakukan sebelum ditetapkan delapan atlet ini,” kata pria yang akrab disapa Poppy kepada Radar Banten, Rabu (19/4).

Pria yang juga menjabat Asda II Pemkot Serang itu menambahkan, melihat kualitas serta limit yang ditoreh atlet ketika tampil di kejurda, pihaknya optimistis atlet Banten mampu berbicara di Palembang nanti. “Kita akui kekuatan renang Banten belum diakui di level nasional. Tapi, dengan materi saat ini, saya rasa kita siap membuat kejutan. KU 17 putri (Nidiya) dan KU 17 putra (Alifka) memiliki peluang untuk naik podium. Mudah-mudahan ada kejutan dari atlet lainnya,” imbuh Poppy.

Sekretaris Umum Pengprov PRSI Banten Jajang Drajat menyatakan, kualitas atlet Banten terus menunjukkan grafis peningkatan. Bahkan, yang tercatat lolos limit nasional lebih dari delapan atlet. Hanya saja yang diterjunkan adalah yang benar-benar terbaik.

“Dulu jangan kan mau bicara bersaing menuju podium, untuk lolos limit nasional saja susah payah. Sekarang kita sudah memiliki banyak atlet yang lolos limit nasional. Ini modal bagus buat prestasi renang Banten ke depan,” ujarnya. (Andre Adisas Putra/Radar Banten)

BAGIKAN