MERAK – Malang betul nasib yang dialami Feri Putra Kurniawan alias Rio (23). Belum sempat menghirup udara segar pasca-bebasnya dia dari Lapas Kalianda, Lampung, petugas dari Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak sudah menantinya untuk meminta pertanggungjawaban dia atas kasus penusukan penumpang di atas kapal yang dilakukannya pada Maret 2014 lalu.

“Pelaku adalah DPO (daftar pencarian orang) kami selama satu tahun ini, atas kasus penganiayaan di atas kapal. Kami dapat informasi, tersangka tengah menjalani penahanan di Lapas Kalianda. Baru dibebaskan, tersangka langsung kita jemput paksa di depan pintu lapas,” ujar Kepala KSKP Merak AKP Nana Sutisna dalam eksposnya, Rabu (15/4/2015).

Tersangka, lanjut Nana, telah menusuk korbannya, Rifki Noviansyah (33), dengan menggunakan obeng setelah tersangka dipergoki hendak membobol mobil pick up milik korban yang tengah berada di atas kapal ferry.

“PD, rekan tersangka, masih menjadi DPO kami hingga saat ini. Tersangka akan kita jerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman lima tahun kurungan penjara,” sambungnya.

Kepada pers, Feri mengaku, “Obeng saya bawa itu milik PD. Tidak tahu dimana dia sekarang.” (Devi Krisna)