SERANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten, menginstruksikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di Kabupaten/Kota untuk segera menindak pasangan calon yang sudah memasang alat peraga kampanye (APK).

“Itu alat peraga kampanye (APK) ilegal. Mereka harus ditindak, karena melanggar PKPU Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye,” kata Ketua Divisi Pengawasan Bawaslu Banten Eka Satialaksana, Senin (24/8/2015).

Diterangkan Eka, APK yang boleh dipasang hanya yang diproduksi KPU. “Pasangan calon dan timnya harus tahu aturan. Yang melanggar harus ditindak. Ada sanksi administratif,” tegas Eka.

PKPU Nomor 7 Tahun 2015 mengatur bahwa, KPU juga harus memberikan ultimatum melalui surat tertulis bahwa APK itu harus diturunkan 1 x 24 jam sejak surat terbit. Jika tidak maka bisa meminta Pemda dalam hal ini Polisi Pamong Praja (Pol-PP) untuk membersihkan. “Panwas langsung saja memproses melalui mekanisme penindakan pelanggaran,” kata Eka.

Eka mengingatkan Panwaslu tidak menolerir APK liar yang dipasang tim timpanye atau kelompok pendukung lainnya.

Sebelumnya diketahui, Senin (24/8/2015) KPU Kabupaten dan Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2015, sudah menetapkan masing-masing bakal calon menjadi Calon Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Walikota. (Fauzan Dardiri)