CILEGON – Bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah warga RT 11 RW 04, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Cilegon, Rabu (4/3/2015), dalam kondisi sehat. Di leher bayi terdapat kalung benang hitam.

Ibnu Muktasid, dokter spesialis anak RSUD Cilegon, usai melakukan pemeriksaan bayi, mengatakan, bayi tersebut memiliki berat sekira 3,5 kilogram. “Adanya kalung itu menandakan si bayi sudah mendapatkan perawatan keluarganya. Kita belum menemukan tanda-tanda dari fisik lainnya, kita juga tidak bisa pastikan apakah bayi ini lahir melalui perawatan medis atau dukun beranak,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif guna penanganan dan penyelamatan pada bayi tersebut. “Nanti kita akan lakukan pemeriksaan darahnya. Tapi untuk pemeriksaan DNA, belum bisa kita pastikan karena membutuhkan biaya tinggi,” katanya.

Sementara itu, Penyidik Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cilegon Brigadir Polisi Yogi Fahrizal menegaskan, langkah pemeriksaan DNA pada bayi mungkin dilakukan pihaknya. Hal itu untuk mengetahui asal usul keluarga dari bayi tersebut. “Yang pasti kita akan lakukan penyelidikan dulu. Bisa saja kita lakukan tes DNA untuk pembuktian, siapa orang tua si bayi. Kalau memang terbukti, orang tuanya bisa kita jerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, karena telah menelantarkan,” jelasnya. (Devi Krisna)