PANDEGLANG – Meperingati Hari Bumi, Banten Creative Community (BCC) bersama ratusan masyarakat, mahasiswa, dan pelajar Kabupaten Pandeglang melakukan penanaman 3.000 bibit bambu di Situ Gede, Kecamatan Menes, Pandeglang. Penanaman bambu yang digelar pada 2-3 Mei tersebut dalam rangka melestarikan lingkungan dan menjaga ketersediaan air di hulu sungai di Pandeglang.

“Kami dengan pelajar dan masyarakat saling bahu membahu untuk menjaga keletarian lingkungan, Alhamdulillah sudah tertanam 3 ribu bibit bambu di Situ Gede,” ujar Usep Mujani, Presiden BCC melalui rilis yang diterima radarbanten.com, Senin (4/5/2015).

Ia menambahkan, penanaman bambu merupakan agenda utama BCC dalam melakukan rehabilitasi ratusan lahan kritis, sungai, dan situ di Banten. “Banten memiliki ratusan situ, ini aset yang harus dijaga. Sayang, oleh pemerintah diabaikan. Akhirnya, kami dan masyarakat melakukan rehabilitasi secara swadaya dengan masyarakat,” jelas Usep.

Selain melakukan penanaman, Usep menjelaskan, masyarakat sekitar situ turut dilatih untuk dapat memanfaatkan bambu hingga bernilai secara ekonomi. “Agenda penghijauan tidak boleh terpisah dengan kegiatan ekonomi masyarakat, harus berkaitan dan saling melengkapi,” jelasnya.

Ia menambahkan pentinganya sinergitas semua elemen untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan. “Terutama pemerintah Banten yang kami nilai setengah hati dalam menyelesaikan persoalan lingkungan,” tegasnya.

Seperti diketahui, Banten Creative Community (BCC) adalah sebuah komunitas independen yang bergerak dalam rehabilitasi lahan kritis, pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif melalui teknologi bambu di Banten. Didirikan pada tahun 2008 dengan mengusung gerakan bernama “Membangun Indonesia dari Kampung”. (Qizink)

BAGIKAN