JAKARTA – Bio Paulin Pierre, penggawa Persipura Jayapura akhirnya bisa merasakan kemerdekaan sebagai warga negara Indonesia (WNI) seutuhnya. Meskipun belum disahkan secara resmi, pemain berambut gimbal itu sudah menjalani gladi bersih dalam pengukuhan dia sebagai WNI di kantor Kemenkumham Jayapura kemarin siang waktu setempat.

Dalam menjalani proses menjadi WNI, Bio memang harus menempuh waktu yang cukup lama. Sekitar dua tahun waktu yang harus dilewatkan pemain kelahiran Kamerun tersebut. Dia pun mengajukan diri sebagai WNI bersamaan dengan Viktor Igbonefo, mantan kompatriotnya di Persipura empat musim lalu.

Namun, karena berbagai hal, akhirnya baru Maret 2015 ini Bio akan sah menjadi WNI. Rencananya pengambilan sebagai WNI akan dilalui Bio pada Senin sekitar pukul 10 siang di kantor Kemenkumham Jayapura.

“Dia memang gladi resik untuk pengambilan sumpah resmi pada Senin pekan depan,” kata Bento Madubun, media officer Persipura ketika dikonfirmasi Jawa Pos kemarin (20/3).

Mutiara Hitam memang berharap besar bisa memaksimalkan potensi Bio Paulin yang sejak 2007 lalu berbaju Persipura. Sebab, saat ini Persipura sudah mempunyai tiga pemain asing yang merupakan ambang batas kuota ISL. Mereka adalah Lim Jun-Sik, Lancine Kone, dan Robertino Pugliara.

Untuk bisa lebih fokus dan menyelesaikan proses perubahan status kewarganegaraannya, Bio memang sengaja ditinggal saat Persipura main away di Maladewa. Demikian pula saat mereka akan bertandang ke India kontra Bengaluru FC.

“Kami belum bisa memastikan akan membawa dia atau tidak, tetapi saat ini Bio masih di Jayapura sampai Senin nanti,” terang Bento.

Sementara itu, belum lama ini kepada Jawa Pos, Bio menyampaikan alasannya memilih Indonesia sebagai pelabuhannya. “Saya sudah punya keluarga di sini, punya satu anak. Saya juga gak mau jauh dari mereka,” terangnya. (nap/jos/jpnn)