SERANG – Bank Indonesia Provinsi Banten kembali membuka layanan penukaran uang gelombang II. Layanan ini berlangsung selama dua hari mulai 7-8 Juli mendatang. Pada layanan kedua ini, dikhususkan untuk masyarakat umum.

Untuk hari pertama, layanan penukaran uang dimulai dari pukul 11.00 WIB-15.00 WIB dengan 200 nomor antrean. Untuk hari kedua, rencananya akan dibuka layanan mulai pukul 09.00 WIB-15.00 WIB dengan 400 nomor antrean.

Pada hari pertama ini, masyarakat masih antusias menukarkan berbagai uang pecahan kecil untuk keperluan Lebaran. Seperti Jahari, warga Kampung Dalung yang rela antrean hampir dua jam. “Kalau menukar ke bank, biasanya agak susah kalau benar-benar tidak punya kenalan orang dalam, jadi lebih baik antre. Kalau BI benar-benar melayani masyarakat,” katanya.

Ia datang menukarkan Rp1 juta, tetapi ia hanya mendapatkan Rp900 ribu dengan pecahan Rp5 ribu sebanyak Rp500 ribu dan Rp400 ribu untuk pecahan Rp2 ribu. “Mungkin stoknya mulai berkurang sehingga dibatasi. Saya inginnya Rp1 juta pecahan Rp2 ribu semua,” katanya.

Berbeda dengan Naryati, warga Cilegon, yang tidak sengaja datang ke BI untuk menukarkan. Ia mengaku, kebetulan berada di Serang dan pas ada jadwal penukaran uang. Ia berhasil menukarkan uang Rp3,4 juta dengan pecahan Rp10 ribu sebanyak Rp2 juta, Rp5 ribu sebanyak Rp1 juta, dan Rp2 ribu sebanyak Rp400 ribu. “Rencananya uang baru ini untuk dibagikan saat Lebaran mendatang, momen seperti ini biasa terjadi,” katanya.

Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang di loket-loket resmi agar menghindari penipuan. (RB/skn/dwi)