SERANG – Bikin ulah di depan pos pengamanan (pospam) lebaran, pengendara Yamaha RX King disergap petugas Polres Serang saat melintas di Alun-alun Barat, tepatnya di depan kantor Bupati Serang.

Sebanyak dua pengendara yang diduga sebagai otak pimpinan rombongan diamankan ke Mapolres Serang, berikut empat motor yang ditinggalkan pemiliknya untuk proses pemeriksaan.

Penyergapan geng motor di Pospam Alun-alun Kota Serang ini terjadi Minggu (12/7/2015) sekitar pukul 01.00 WIB. Sebelum dilakukan penyergapan, gerombolan pengedara RX King ini melintas di depan Pospam dengan suara knalpot yang sengaja dimain-mainkan.

Awalnya, petugas tak terpengaruh dengan ulah kawanan ini dan membiarkan gerombolan ini melintas. Sejumlah personil polisi yang berjaga mulai gerah tatkala rombongan RX King berjalan mengitari Alun-alun dan kembali melintasi pospam dengan kembali menggeber-geber knalpot persis di depan pospam. Melihat ulah gerombolan ini, polisi mulai mengambil tindakan tegas dan mengejar para pengendara.

Mendapat perlawanan dari polisi, mereka berusaha kabur namun beberapa diantaranya banyak yang terjungkal dan langsung ditangkap, sementara beberapa motor yang ditinggalkan pemiliknya diamankan ke pospam. Penyergapan ini sempat menjadi tontonan masyarakat yang ada di sekitar alun-alun. Beberapa warga terlihat senang, polisi melakukan tindakan tegas.

“Gile bener, itu mah sudah nantangin polisi. Udah deh jangan kasih ampun, masukin penjara aja biar Kota Serang kagak bising,” ungkap Damin, warga yang menyaksikan penyergapan itu.

Mengantisipasi munculnya peristiwa yang tidak diinginkan, puluhan personil pengurai massa (raimas) berkendara motor trail dipimpin Kasat Sabhara AKP Arief Kurniawan didatangkan ke pospam Hingga menjelang waktu sahur, situasi di Kota Serang aman terkendali. (Wahyudin)
BAGIKAN