Kepala_BKD_Cilegon_Mahmudin
Kepala BKD Kota Cilegon, Mahmudin

CILEGON – Peluang adanya bolos kerja pegawai negeri sipil (PNS) pada hari kejepit liburan, Jumat (15/5/2015) mendatang sudah diantisipasi Badan Kepegawaian Diklat (BKD) Kota Cilegon. Kendati tidak memberikan imbauan apapun, BKD akan memberikan sanksi kepada pagawai yang mangkir pada hari itu. Untuk memastikan tingkat kedisiplinan pegawai pihaknya kemungkinan akan melakukan monitoring ke SKPD pada hari kejepit mendatang. “Kita tidak perlu memberikan imbauan lagi. Karena selaku aparatur sipil negara, kerja itu merupakan sebuah tugas dan kewajiban. Jadi tidak ada istilah bolos pada hari kejepit,” ujar Kepala BKD Cilegon Mahmudin kepada radarbanten.com melalui sambungan telpon, Rabu (12/5/2015) pagi.

Guna menghindari kesan mangkir, abdi negara umumnya memanfaatkan hari kejepit dengan mengajukan permohonan cuti ke Kepala SKPD-nya, agar libur panjang dapat dinikmati lebih lama lagi. “Permohonan cuti yang kami terima pun belum ada peningkatan. Tapi bisa jadi, permohonan itu belum sampai ke kami, dan masih ada di SKPD,” katanya.

Sesuai dengan ketentuan, Mahmudin menjelaskan, BKD Cilegon akan bersikap tegas dalam memberikan toleransi kepada PNS. Pasalnya, bolosnya PNS akan berdampak pada terganggunya pelayanan di pemerintahan. “Kalau permohonan cuti di SKPD itu lebih dari 5 persen jumlah pegawainya, ya kita tolak. Dan itu berlaku di seluruh hari, tidak pas hari kejepit saja,” tandasnya. (Devi Krisna)

BAGIKAN