SERANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Serang menyegel salah satu warung nasi atau warteg di Kepandean, Kota Serang, Selasa (23/6/2015). Penyegelan ini dilakukan lantaran warteg itu beroperasi di luar jam yang sudah ditentukan dalam Surat Edaran Walikota Serang beberapa waktu lalu.

Kepala Satpol PP Kota Serang Akhmad Mujimi menjelaskan, penyegelan dilakukan berdasarkan survei yang dilakukan oleh pihaknya atas laporan dari masyarakat. “Ini termasuk laporan dari masyarakat. Kita langsung ke lokasi dan ternyata banyak yang makan,” kata Mujimi kepada wartawan usai melakukan penyegelan.
Mujimi menegaskan, pihaknya tidak akan main-main untuk memperingatkan kepada pedagang agar tidak melanggar aturan yang sudah dikeluarkan. “Dan akan dilakukan tipiring (tindak pidana ringan). Kami melihat, ini ada unsur kesengajaan, kalau tidak ditindak tegas, percuma kita edarkan. Kita tidak main-main, kita sifatnya langsung. Tidak bisa melakukan ini bergerombolan, dan harus langsung melakukan penyegelan,” kata Mujimi.
Sementara itu, Dulatif, pemilik warteg yang disegel menuturkan bahwa sebelumnya sudah tahu bahwa ada edaran pelarangan beroperasi sebelum pukul 16.00 WIB. “Sebelumnya sudah tahu ada edaran, karena kebutuhan terpaksa buka. Ada takut, ya macam-macam lah,” katanya sambil menunjukkan muka melas, lantaran masakan yang belum habis harus ditinggalkan begitu saja. (Fauzan Dardiri)

BAGIKAN