SERANG – Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Serang Uba Agus M mengatakan, pada bulan September tingkat kebakaran di Kota Serang jumlahnya meningkat.

“Selama musim kemarau di bulan September ini, sampai saat ini telah terjadi 25 kebakaran dengan taksiran kerugian Rp90 juta,” kata Uba kepada wartawan melalui sambungan telepon seluler, Jum’at (25/9/2015).

Dijelaskan Uba, sebagian besar kebakaran terjadi karena sebelumnya pembakaran alang-alang. Selain itu juga, kebakaran terjadi disebabkan oleh korsleting listrik akibat dari pemasangan instalasi listrik yang tidak sesuai standarisasi pemasangan.

“Sebelumnya, kejadian kebakaran paling banyak pada bulan Juli yakni 23 kejadian. Dan secara keseluruhan dari Januari hingga September tahun 2015 telah terjadi sebanyak 93 Kejadian,” paparnya.

Lebih lanjut, Uba menjelaskan, kejadian kebakaran di Kota Serang lebih banyak terjadi di dua kecamatan yaitu, Kecamatan Serang dan Cipocok Jaya. “Tentu kami berharap kepada masyarakat, agar berhati-hati dalam cuaca panas, jangan membuang puntung rokok, membakar sampah sembarangan, dan penggunaan listrik diharapkan menggunakan instalasi listrik sesuai dengan standarisasi,” paparnya. (Fauzan Dardiri)