CILEGON – Kapolres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo menyatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015. Salah satu persiapannya yakni menyiapkan personil untuk mengawal calon walikota dan wakil walikota.

Pengawalan ini akan dilakukan setelah calon tersebut ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Cilegon sekitar 24 Agustus mendatang.

“Kami siapkan untuk masing-masing calon, penjagaan maksimal delapan orang. Ini sudah termasuk calon walikota dan wakilnya. Jadi, satu orangnya empat personil,” terang Kapolres, Senin (17/8/2015).

Dia menjelaskan, personil tersebut bertugas menjaga kediaman masing-masing calon dan menjaga semua aktivitas calon. Hal itu sesuai dengan pelaksanaan teknis dan pengamanan yang sudah ditetapkan Polri.

“Ini adalah sebagai upaya Polri menjaga keselamatan dan keamanan pasangan calon yang mengikuti Pilkada,” terangnya.

Dikatakannya, selain melakukan persiapan pengamanan, pihaknya juga telah melakukan pemetaan terhadap kerawanan konflik di Kota Cilegon menjelang pilkada. Hal itu dilakukan supaya konflik sekecil apapun bisa langsung diredam supaya tidak timbul lebih besar.

Namun disesalkan, Kapolres enggan menyebutkan wilayah mana yang dianggap rawan muncul konflik menjelang pilkada nanti.

“Kami sudah siapkan petugas di wilayah yang dianggap rawan konflik itu. Pemetaan kami juga detail ke tingkat desa/lingkungan. Semua petugas sudah kami perintahkan agar selalu siaga,” imbuhnya. (Usman)