Calya Tabrak Kendaraan Beruntun

Minibus dengan nopol A1853AV yang rusak diangkut menggunakan mobil derek usai terlibat kecelakaan di Jalan Tb Suwandi, Lingkar Selatan, Kota Serang, Kamis (7/12).

SERANG – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lingkar Selatan, tepatnya di Lingkungan Sayabulu, Ciracas, Kota Serang, Kamis (7/12). Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) itu melibatkan lima kendaraan bermotor sekaligus. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Calya warna hitam nopol A 1853 AV melaju dari arah Ciracas menuju Kebon Jahe. Pengemudi diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Mio Soul A 6851 BQ yang dikemudikan Hatami. Tepat di belakang Hatami, melaju mobil angkot nopol A 1939 FA yang dikemudikan Moel. “Saya lihat mobil itu (menunjuk mobil Calya-red) kencang (kecepatan tinggi-red) ambil jalur saya (berlawanan arah-red). Saya sudah minggir, tapi masih kena tabrak,” kata Hatami.

Benturan itu menyebabkan Hatami terjatuh dari sepeda motor. Sementara, pengemudi mobil Calya yang belum diketahui identitasnya itu tetap memacu kendaraannya. Peristiwa itu menyebabkan Moel kaget. Dia berusaha menghindari benturan dengan mobil Calya. “Saya sudah berusaha hindar. Tapi, tetap saja belakang (bagian kanan-red) ditabrak,” tutur Moel.

Benturan itu menyebabkan Moel tak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Mobil angkot itu oleng ke kiri dan menghantam sisi kanan bus yang sedang parkir di sisi jalan. Akibatnya, bagian sisi kanan bus Tali Jaya nopol A 7461 U tergores cukup panjang. “Kemungkinan pecah ban sebelah kanan karena oleng,” kata Moel.

Mobil baru berhenti setelah menabrak pengemudi sepeda motor Yamaha Vega R nopol  A 2221 VU. Akibatnya, pengemudi sepeda motor dan penumpangnya terjatuh. “Sudah dibawa ke puskesmas. Sopir ini (Calya-red) katanya taksi online, bawa penumpang empat orang,” kata Moel.

Pantauan Radar Banten, kecelakaan itu menyebabkan arus lalu lintas sempat terganggu. Arus lalu lintas baru lancar setelah petugas mengevakuasi kendaraan dengan mobil derek. (Merwanda/RBG)

BAGIKAN