CILEGON – Pemkot Cilegon ditetapkan sebagai daerah yang
bebas endemi nyamuk malaria oleh Kementerian Kesehatan di Hotel Grand Sahid
Jaya, Jakarta, Sabtu (26/4/2014). Kepada radarbanten.com, Kepala Dinas
Kesehatan (Dinkes) Cilegon Arriadna menerangkan, penghargaan eliminasi kota
bebas malaria itu berdasarkan penilaian dari tim kementerian yang melakukan
pemantauan terhadap rumah sakit dan lingkungan di Kota Cilegon selama kurun
waktu tiga tahun terakhir. Dikatakan, Cilegon merupakan satu-satunya kota di
Provinsi Banten yang mendapatkan penghargaan tersebut.

“Ini untuk pertama kalinya Cilegon ditetapkan sebagai
Kota Bebas Malaria. Karena memang nyamuk anopeles di Kota Cilegon itu nyaris
tidak ada,” ujarnya.

Masyarakat, jelasnya, selama ini dianggap sudah cukup baik
dalam menjaga kebersihan lingkungannya dengan mengantisipasi tumbuh kembang
nyamuk. “Indikator dari peniliaian itu seperti kasus kejadian nyaris
nihil. Kalaupun ada, itu pasien pendatang, bukan masyarakat Cilegon,”
sambungnya.

Terpisah, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi mengapresiasi
atas perolehan penghargaan tersebut. “Kita berterima kasih. Saya kira
penghargaan ini perlu dipertahankan, bila perlu terbebas juga dari segala macam
penyakit,” singkatnya. (Devi Krisna)

BAGIKAN