PANDEGLANG – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Erin Febiana Anshorie membantah, reses digunakan untuk kampanye terselubung pasangan calon peserta pilkada.

“Reses itu kan kewajiban anggota dewan untuk kembali ke dapil menemui konstituennya. Ini kan kebetulan masa resesnya pada saat masa kampanye, tentu akan menjadi sorotan,” kata Erin kepada radarbanten.com, Kamis (10/9/2015).
Pria yang berasal dari Fraksi Gerindra ini menjelaskan, pada saat reses pihaknya lebih banyak menyerap aspirasi masyarakat. Namun, ia tidak membantah pada saat reses ada saja masyarakat yang menanyakan perkembangan pilkada.

“Tapi ketika bertemu konstituen pasti ada saja yg menanyakan tentang pilkada. Anggota dewan itu kan lahir dari proses politik,” jelasnya.
Kendati demikian, Erin berharap Pilkada Pandeglang bisa berjalan lancar, di tengah ke kekhawatiran tingkat partisipasi pemilih, lantaran dibatasinya alat peraga kampanye.
Sebelumnya diberitakan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pandeglang mengantisipasi pelaksanaan reses anggota DPRD Pandeglang yang bertepatan dengan masa kampanye dimanfaatkan untuk kampanye terselubung. (Fauzan Dardiri)