CILEGON – Upaya hukum yang ditempuh Saeful Hasanuddin (27) untuk menyeret Du Dongyang, ekspatriat rekan sekerjanya di PT Haohan Cement berujung pada perdamaian. Langkah perdamaian itu ditempuh setelah Direktur PT Haohan Cement, Yu Qiang melakukan mediasi dengan Muhibudin, kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sohib yang ditunjuk Saeful untuk menindaklanjuti kasus penganiayaan yang ia alami.

“Saya sudah bersepakat dengan kuasa hukum (Muhibudin), untuk meminta maaf kepada korban dan warga Bojonegara dan akan tanggung jawab atas insiden yang terjadi,” ujarnya saat ditemui dalam mediasi yang dihelat disalah satu rumah makan di Kota Cilegon, Selasa (18/8/2015).

Lebih jauh dirinya membeberkan, Du Dongyang sendiri adalah bukan pekerjanya. Pelaku menurutnya adalah petugas controller yang tak terdaftar sebagai pekerja dipabrik yang berdomisili di Desa Kertasana, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang itu. “Saat ini dia sudah kembali (ke Cina), makanya saya ambil inisiatif untuk menyelesaikan perosalan ini secara kekeluargaan. Termasuk, biaya pengobatan korban akan ditanggung oleh perusahaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Muhibudin mengatakan insiden itu akan menjadi pelajaran yang dapat dipetik oleh seluruh pihak. Termasuk pemerintah yang dipandangnya lengah dalam melakukan kontrol terhadap tenaga kerja asing. “Pihak perusahaan juga sudah berjanji untuk memenuhi hak hak korban, dan akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku. Kita sepakat berdamai, selanjutnya kita akan mencabut laporan,” jelasnya. (Devi Krisna)