SERANG – Pelaku dugaan penculikan mahasiswi cantik bernama Vina Erpiana, warga Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, diciduk Polda Banten pagi ini dari Terminal Pakupatan Serang. Pelaku berinisial AM, seorang kondektur bus Arimbi Jaya, ditemukan pihak keluarga Vina pagi ini ketika ia sedang menunggu muatan di Terminal Pakupatan.

“Saya lihat dia (AM) sedang nunggu muatan. Makanya saya langsung telpon pihak Polda,” ujar Ibunda Vina, Atufah kepada wartawan, di Terminal Pakupatan.

Menurut keterangan Atufah, AM mengaku sering berkomunikasi dengan anaknya. Ia mengaku mengetahui keberadaan Vina. “Bilangnya di Tangerang. Saya bilang kalau kamu tahu, cepet kembalikan Vina ke saya. Eh malah dia minta waktu seminggu. Saya nggak mau pokoknya hari ini Vina harus pulang ke rumah,” ujar Atufah.

Atufah menjelaskan bahwa AM pernah meminta melamar anaknya. “Saya nggak mau karena dia sudah punya istri. Dan saya sudah terlanjur sakit hati. Kalau mau anak saya kan bisa bilang dengan cara baik-baik. Ini malah main bawa kabur. Saya sudah terlanjur sakit hati. Keluarga besar saya sudah terlanjur sakit hati. Sampai kapan pun saya tidak akan menikahkan anak saya dengan dia,” tegas Atufah.

Informasi yang didapat dari pihak Polda Banten, Vina sebenarnya sudah pernah dikembalikan ke orangtuanya. Namun dua hari setelah Vina dikembalikan, gadis cantik itu kabur dari rumah dan menemui AM kembali dengan cara melompat dari jendela rumahnya.

“Sudah pernah kita kembalikan. Tapi dia lari lagi dari rumah. Vina sendiri sekarang sudah 21 tahun usianya,” ujar salah satu petugas Polda Banten.

AM berjanji akan mengembalikan Vina kepada orangtuanya, jika ia boleh menikahi Vina sebagai istri keduanya. (Wahyudin)