Dinas PUPR Bangun 12 Km Jalan Banten Lama

Net. Masjid Banten Lama
Net. Masjid Banten Lama

SERANG – Dorong revitalisasi Kawasan Banten Lama, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten akan melakukan pembangunan jalan menuju Kawasan Banten Lama sepanjang 12 kilometer (km). Pembangunan jalan tersebut akan dilakukan di bulan Oktober.

Kepala Dinas PUPR Hadi Soeryadi mengatakan, dalam dua tahun belakangan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk membangun jalan menuju Kawasan Banten Lama, yaitu ruas jalan Lopang-Banten Lama, Kramatwatu-Banten Lama.

“Tahun 2016, kami mengalokasikan Rp30 miliar dan tahun 2017 ini Rp20 miliar. Semuanya akses Kawasan Banten Lama. Di perubahan (APBDP 2017-red) ini kita alokasikan anggaran jalan masuk ke Surosowan Rp8 miliar,” ujar Hadi kepada wartawan di KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Jumat (15/9).

Untuk alokasi APBDP 2017, yang diprioritaskan untuk membangun jalur utama ke Kawasan Banten Lama, pembangunannya menunggu pengesahan dari DPRD. Menurutnya, bila sudah disahkan, pihaknya tinggal melakukan lelang.

“Sebentar lagi. Mudah-mudahan minggu depan. Oktober lah,” terangnya.

Hadi menjelaskan, dalam mendukung revitalisasi Banten lama, pihaknya hanya melakukan kegiatan-kegiatan pembangunan jalan. Agar di Banten Lama ini bisa ditunjang sehingga ke depan perencanaan pembangunan seperti apa bisa lancar. “Bila calon-calon pengunjung datang ke Banten dan jalannya bagus, kan enak,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, anggaran yang tersebar di sejumlah OPD untuk membantu percepatan revitalisasi Banten lama akan dilaksanakan pekerjaannya dengan target dua bulan. “Ini kami lakukan untuk memicu Pemkot Serang sebagai tuan rumah proyek revitalisasi Banten Lama agar segera action,” katanya.

Diketahui, dalam rapat tersebut terungkap jika dana sekira Rp18 miliar untuk revitalisasi Banten Lama yang dialokasikan di APBDP 2017 di antaranya berada di Dinas PUPR Rp8 miliar untuk pembangunan jalan akses Masjid Banten Lama dan pembersihan kanal. Berikutnya di Dinas Perkim sebesar Rp4,7 miliar di antaranya untuk penataan sanitasi lingkungan dan penyediaan sarana air bersih. Di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehuatanan (LHK) sebesar Rp1 miliar untuk pengadaan sarana kebersihan serta penghijauan.

Sisanya, anggaran tersebut berada di Dinas Perhubungan sebesar Rp2 miliar untuk perlengkapan marka jalan serta di Dinas Kesehatan sebesar Rp200 juta untuk penyuluhan kesehatan warga di lingkungan Banten Lama. Terakhir, Pemprov juga mengalokasikan anggaran bantuan untuk Pemkot Serang sebesar Rp300 juta yang diperlukan Pemkot Serang untuk pembuatan detail engineering design (DED) sejumlah pekerjaan Pemkot Serang sebagai leading sector proyek revitalisasi ini.

Politisi Golkar itu menjelaskan, penataan Banten Lama akan dimulai pada minggu ini. “Kita sudah merancang dan awal perubahan ini kita konkret lakukan perbaikan. Jadi, zona inti lebih dahulu, baru fasilitas penunjang. Setelah itu, kita integrasikan dengan tujuh cagar budaya di Banten Lama,” tandasnya. (Fauzan D/RBG)

BAGIKAN