CILEGON – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Arriadna mengaku baru mengetahui adanya peredaran kosmetik krim pemutih wajah produk Cilegon yang beredar hingga luar daerah. Namun, setelah mengidentifikasi foto kemasan produk yang beredar itu, dirinya menduga bahwa krim dengan label Ling Zhi ini adalah ilegal. “Kami mencurigainya dari nomor registrasi BPOM yang tertera itu salah, dan kami menduganya palsu. Karena ada kode-kode khusus untuk jenis produk itu,” ujarnya kepada radarbanten.com melalui sambungan telpon, Jumat (29/5/2015).

Diberitakan sebelumnya, krim yang diproduksi oleh PT Dunia Sehat Sejahtera, Cilegon itu kini telah beredar hingga ke beberapa daerah di luar Banten, dan mengakibatkan pemakainya mengalami kerusakan pada kuit wajah. Arriadna melanjutkan, lantaran keterbatasan tupoksi pihaknya, maka Dinkes Cilegon akan berkoordinasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. “Kita akan sampaikan persoalan ini ke BPOM, karena kewenangan mereka untuk melakukan pemeriksaan produsennya. Dan kita akan menjadi pendamping, bila BPOM terjun ke Cilegon. Mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Tidak menutup kemungkinan, kata dia, bila pemeriksaan itu juga akan dilakukan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Cilegon, maka pihaknya pun akan mengambil langkah pendampingan. (Devi Krisna)