SERANG – Pengamatan ekonomi dan politik menilai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banten gagal dalam menggelar event seperti Festival Debus, Pameran Lukisan, dan Pekan Budaya Banten. Menurutnya, Disbudpar sudah membuat kegiatan yang bagus tetapi sekadar menggugurkan kewajiban menghabiskan anggaran.

“Saya kira kegiatannya sudah bagus, di mana seniman dan budayawan difasilitasi untuk berkegiatan. Tetapi dari segi efektifitas ekonomi kreatif saya nilai gagal, karena kunci dari ekonomi kreatif adalah promosi, acara-acara sebesar itu kok sepi pengunjung” jelasnya, Sabtu (19/10/2014) lalu.

Dahnil melanjutkan, seharusnya Disbudpar bisa memanfaatkan Bandara Soekarno Hatta dalam Festival Debus sebagai lokasi acara, sementara untuk pameran lukisan bersama Galeri Nasional dan Pekan Budaya Banten melakukan promosi dengan mengundang para kolektor karya seni, juga masyarakat umum untuk datang sejak jauh-jauh hari.

“Saya menduga bahwa kegiatan tersebut dilakukan hanya untuk menggugurkan kewajiban menghabiskan anggaran tanpa visi ke depan,” ungkapnya. (DIAN SUCITRA)

BAGIKAN