CILEGON – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Cilegon menggelar operasi pasar gas di sejumlah pangkalan gas di Kota Cilegon. Operasi itu akan dilakukan selama tiga hari hingga Sabtu (7/3/2015) nanti.

Kepala Bidang Perdagangan dan Pembinaan Pasar Disperindagkop Cilegon Muhammad Satiri mengatakan, kegiatan yang melibatkan agen gas itu guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan gas di Kota Cilegon, seperti yang terjadi di beberapa daerah lain. “Kita lakukan operasi pasar di tujuh agen gas di Cilegon. Karena sekarang di daerah lain sudah terjadi kelangkaan, jadi kita lakukan operasi pasar ini untuk mengantisipasi kelangkaan gas elpiji khusus 3 kilogram. Tapi sejauh ini, di Cilegon belum terjadi (kelangkaan gas-red),” ujarnya saat ditemui di salah satu pangkalan gas di Jalan Pagebangan, kota Cilegon, Kamis (5/3/2015).

Senada dikatakan, Oman Diharja, Koordinator Wilayah Elpiji Kota Cilegon. Menurutnya, sebelum adanya operasi pasar sekalipun pasokan gas isi ulang di Kota Cilegon lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan. “Saya jamin Cilegon aman, tidak ada kelangkaan gas. Apalagi kita juga sudah mendapat extra droping dari Pertamina. Jadi, ketika di tingkat agen dan pangkalan itu terjadi kekurangan, maka Pertamina akan tambah suplai. Di tingkat agen saja, selama ini biasa disuplai 30 ribu tabung tiap bulannya, dan itu cukup untuk memenuhi kebutuhan warga,” katanya.

Pantauan radarbanten.com dilokasi, dalam operasi pasar itu, warga hanya diperbolehkan membeli maksimal dua gas elpiji 3 kilogram seharga Rp15.500 per tabungnya. “Soalnya di warung saya biasa beli itu Rp19 ribu. Kalau di sini kan ebih murah,” kata Hasni, salah seorang warga. (Devi Krisna)