CILEGON – Sekretaris Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon Nikmatullah mengaku tidak mengetahui banyak hal terkait dugaan kampanye terselubung dan mobilisasi kalangan pendidik pada acara implementasi Kurikulum 2013 dan persiapan ujian nasional di Hotel Grand Mangku Putra, Kota Cilegon, beberapa waktu lalu.

Pengakuan itu disampaikan Nikmatullah seusai menjalani pemeriksaan di Kantor Panwaslu Kota Cilegon, Kamis (20/3/2014). “Intinya saya hanya memberikan jawaban yang normatif saja,” ujarnya.

Mengenai kehadiran caleg Partai Golkar, pengenalan caleg Partai Golkar oleh Walikota Tb Iman Ariyadi kepada peserta yang hadir, dan ajakan untuk memilih warna partai tertentu, Nikmatullah enggan mengomentarinya dengan dalih tidak tahu. “Kalau itu di luar agenda kita. Jadi saya tidak tahu,” katanya.

Sebelumnya, Panwaslu Kota Cilegon melayangkan panggilan kepada pejabat Dindik. Selain Nikmatullah, Panwaslu memeriksa Kabid Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Ismatullah di ruang sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kantor Panwaslu. “Pak Kadis (Kadindik-red) lagi ada kegiatan dinas, jadi tidak bisa hadir,” tandas Nikmatullah. (Devi Krisna)