SERANG – Dokter dari Tim Instalasi Kedoteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) RSUD dr Dradjat Prawiranegara belum bisa memastikan sebab kematian Untung Supriyadi (45), petugas Dishub Kota Cilegon (bukan Dishub Serang, seperti diberitakan sebelumnya).

Hal ini dikemukakan Kepala IKFM RSUD dr Drajat Prawiranegara, dr Budi Suhendar kepada wartawan, Senin (20/4/2015).Budi menjelaskan bahwa luka yang selama ini menjadi kecurigaan pihak keluarga pada bagian belakang kepala memang merupakan luka yang mematikan. “Memang yang ada di belakang kepala. Tapi kita belum bisa pastikan apakah luka tersebut akibat jatuh atau sebab lainnya,” ujar Budi.

Pemberitaan sebelumnya, kematian almarhum Untung Supriyadi (45) menyisakan tanda tanya pihak keluarga. Pasalnya, keluarga mendapati beberapa kejanggalan pada tubuh almarhum yang meninggal pada Rabu (25/3/2015) silam. Hal tersebut diketahui saat keluarga memandikan almarhum di rumah duka di Perumahan Bumi Indah Permai, Kota Serang. Karena kecurigaan tersebut, pihak keluarga bersama polisi membongkar kuburan almarhum pada Sabtu (18/4/2015) lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelumnya almarhum mengalami kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) saat koban melintas di Kampung Miabon, Kelurahan Banjar Sari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada Selasa (24/3/2015) sekira pukul 02.00 WIB dini hari. “Saya mendapat telpon bahwa almarhum sudah ada di UGD RSUD Serang (kini RSUD dr Drajat Prawiranegara) jam 03.30 WIB,” kata Aiptu Agus Pratomo, petugas di Polsek Kragilan yang merupakan kakak almarhum kepadda wartawan ditemui di Pemakaman Umum Trondol, Kota Serang, Sabtu (18/4/2015). (Wahyudin)

BAGIKAN