SERANG – Kedua belah pihak yang bentrok di Desa Pejaten Kecamatan Kramatwatu, sepakat tidak lakukan serangan. Ini terungkap setelah kedua belah pihak melakukan mediasi di Kantor Kecamatan Kramatwatu yang disaksikan oleh Kapolres Serang, Minggu (16/8/2015) dinihari.

Calon kepala desa yang berasal dari Kampung Kejayan, Muklis mengakui, warganya bergerak tidak mendahului, dan dikarenakan diserang terlebih dahulu. Kendati demikian mengupayakan kejadian ini tidak akan terjadi kembali. “Saya upayakan tidak terjadi lagi,” kata Muklis dihadapan semua pihak yang hadir pada saat itu.

Hal yang sama dikatakan oleh Rofei, mewakili kampung pejaten mengatakan, dengan adanya pertemuan ini, supaya kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

“Khususnya kampung Kejayan, tokoh masyarakat, bisa membantu kami dalam melakukan pembangunan di Desa Pejaten. Semoga pernyataan kami ini bisa dinyatakan dan disaksikan oleh semua pihak. Mudah-mudahan tidak terjadi kembali,” katanya.

Setelah memberikan pernyataan tersebut, kedua belah pihak, kembali menandatangani surat kesepakatan yang dibuat bersama, yang disaksikan oleh masing-masing perwakilan tokoh masyarakat, dan pihak keamanan. (Fauzan Dardiri)

BAGIKAN