Duda di Unyur Tewas Gantung Diri

ilustrasi (net)

SERANG – Hilman (38), ditemukan tewas tergantung di atas kusen kamar mandi dengan leher terjerat kain sprei, Senin (4/12). Duda asal Kompleks Taman Lopang, Kelurahan Unyur, Kota Serang, itu diduga nekat bunuh diri lantaran sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

“Korban diperkirakan sudah lebih dari tiga hari menggantung. Kondisinya sudah membusuk dan mengeluarkan cairan,” ungkap petugas Polsek Serang Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Yon Effendi, Selasa (5/12) malam.

Duda yang tinggal seorang diri itu ditemukan pertama kali oleh kakak korban bernama Noval (41). Sebelumnya, Noval menerima laporan dari tetangga korban bernama Lina. Sebab, Lina mencium bau busuk dari rumah korban.

“Setelah ditelusuri, ternyata bau menyengat itu berasal dari rumah korban. Karena curiga, Lina kemudian menghubungi Sulisnawati, kakaknya untuk menghubungi Noval,” kata Yon.

Sulisnawati kemudian menghubungi Noval. Noval bergegas mendatangi rumah korban. Noval langsung masuk ke dalam rumah lantaran pintu rumah tidak terkunci. Noval melihat tubuh adiknya dalam posisi tergantung dengan kain sprei melilit di lehernya.

“Sebab korban nekat gantung diri juga belum diketahui, diduga karena penyakit. Di lokasi ada tiga jenis obat, obat mual, lambung, dan nyeri,” terang Yon. Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban kemudian dibawa ke RS dr Dradjat Prawiranegara. (Merwanda/RBG)

BAGIKAN