LEBAK – Musim durian di Kabupaten Lebak telah tiba tepatnya di daerah Ciboleger, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar. Musim ini jadi dambaan bagi para pecinta buah dengan aroma menyengat tersebut. Alasannya, rasa buah yang sangat nikmat serta legit dengan harga yang sangat murah, alias murah bingit.

Untuk menikmati buah yang menjadi salah satu komoditi khas Lebak tersebut, pecinta durian tidak perlu morogoh kocek dalam-dalam. Cukup Rp 20 ribu, sudah bisa menikmat nikmat dan legitnya daging buah tersebut. Murah banget kan?!

Untuk ukuran durian yang besar, kocek yang perlu dikeluarkan cukup Rp 50 ribu. Harga tersebut tentu jauh lebih murah dibanding dengan durian yang dijajakan di mall bahkan di pinggir jalan di luar Ciboleger.

Salah satu pecinta durian lokal Saeful, asal Rangkasbitung (23) s mengatakan, dirinya sengaja datang ke Ciboleger untuk menikmati buah durian dan sekaligus berwisata ke Desa Kanekes atau biasa disebut Baduy.

“Saya sengaja datang kesini, karena saya tau di Ciboleger sedang musim durian. Selain itu, saya sekaligus berwisata ke Baduy, sambil main aja,” Ucap Saeful ketika ditanya Radar Banten Online, Minggu (13/8).

Warga mengangkut durian dari kawasan Baduy ke Ciboleger.9

Saeful juga menambahkan, dirinya sudah lama jadi penghobi durian lokal asal Ciboleger ini, karena rasanya yang pulen dan manis, sehingga boleh di adu dengan durian dari luar kota atau luar pulau. Harganya pun sangat murah. Sehingga masyarakat atau pewisata yang berkunjung kesini, sekaligus dapat menikmati buah durian.

“Cuma saran saja, untuk para penghobi durian khususnya masyarakat Lebak harus mencoba durian ini, mumpung lagi banyak-banyaknya. Rasa tidak diragukan lagi, boleh diadu dengan durian luar kota,” pungkasnya.

Apalagi para penghobi membeli durian dengan jumlah yang sangat banyak, harganya bisa lebih murah, dibandingkan membeli beberapa saja.

Sementara itu, Enjang salah satu penjual durian mengaku panen durian ini memang sangat ditunggu-tunggu oleh para penghobi durian lokal. Pasalnya tahun lalu, mengalami gagal panen.

“Tahun ini Alhamdulillah bisa panen setelah tahun lalu mengalami gagal panen, dikarenakan beberapa faktor seperti, hama, cuaca yang tidak menentu dan faktor lainnya,” tuturnya.

Lanjut Enjang, untuk harga durian ini berkisar Rp 20 sampai 50 ribu. Harga tersebut masih bisa diatur apabila pengunjung atau pewisata ingin membeli dalam jumlah banyak.

“Jika ada yang membeli dalam jumlah banyak, harga bisa diturunkan, sesuai dengan berapa banyak mereka membeli,” tegasnya. (Omat/twokhe@gmail.com)