SERANG – Gara-gara iseng menyiuli teman wanita pengendara motor yang melintas di pasar batu akik Taman Sari, Kota Serang, Reki Irawan (22) dikeroyok orang tak dikenal. Reki yang merupakan warga Kampung Sawiran, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang harus menanggung bertubi-tubi pukulan palu dan botol oleh lima pria tak dikenal.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa pengeroyokan ini terjadi kemarin (28/3/2015) sekitar pukul 02.30 WIB. Sebelum kejadian, korban bersama dua rekannya sedang minum kopi disebuah kedai. Tiba-tiba melintas pengendara motor dengan membonceng teman wanitanya. Entah siapa yang melakukan, tiba-tiba terdengar suara siulan menggoda si wanita. Tetapi pada saat itu, pengendara motor yang tidak diketahui identitasnya menduga siulan itu dilakukan oleh Reki.

Tidak lama kemudian, pelaku datang kembali membawa empat rekannya dan tanpa basa-basi langsung memukuli korban karena mengira korban yang mengganggu ketika pelaku lewat. Pelaku bersama empat rekannya dengan brutal memukuli korban dengan menggunakan palu dan botol berkali-kali ke kepala korban. Akibatnya, korban menderita luka-luka pada bagian kepala dan wajah.

Setelah puas, para pelaku langsung meninggalkan korban. Melihat kondisinya yang terluka parah, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan pengobatan. Setelah berobat, korban langsung mendatangi Mapolres Serang untuk melaporkan aksi pengeroyakan tersebut kepada petugas.

Kepala Satuan Reskrim Polres Serang AKP Arrizal Samelino, Minggu (29/3/2015) membenarkan adanya laporan tindak pidana pengeroyokan tersebut. “Siapa yang menggoda masih belum diketahui orangnya. Sedangkan korban sendiri sama sekali tidak kenal dengan para pelaku. Meski begitu, anggota kami terus mencari identitas pelaku,” kata AKP Arrizal. (Wahyudin)