SERANG – Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar tidak melihat bahaya masuknya pembawa ajaran Islam State Iraq and Syiria (ISIS) melalui jalur perairan di Provinsi Banten. Panjangnya garis pantai di Banten ini menurut
Kapolda tidak lantas menjadi potensi Banten akan dimasuki pembawa paham ISIS melalui jalur laut.

“Penyebarluasan paham ISIS yang perlu dicegah dan tangkal, kerawanannya bukan pada geografis. Geografis (Banten) hanya cocok untuk kerawanan penyelundupan narkoba,” jelas Kapolda kepada radarbanten.com, Kamis (2/4/2015).

Disinggung mengenai banyaknya jumlah imigran gelap yang memasuki kawasan Banten melalui perairan di Banten Selatan, Kapolda menjelaskan bahwa para imigran tidak ada kaitan langsung dengan ISIS. Para imigran tersebut, menurutnya, hanya transit dalam mencari suaka ke Pulau Christmas, Australia.

“Mereka umumnya hanya mencari suaka ke Pulau Christmas,” jelasnya.

Meski demikian, Kapolda tetap mengimbau kepada masyarakat Banten agar tetap waspada terhadap penyebaran paham ISIS. “Kita tetap akan bangun kesadaran bersama agar masyarakat tidak terpengaruh,” pungkasnya. (Wahyudin)

BAGIKAN