SERANG – Manajemen Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Wilayah Provinsi Banten, hari ini mendatangi Gubernur Banten Rano Karno. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BI Banten Budiharto Setyawan tersebut diterima lansung oleh Gubernur Banten Rano Karno di ruang kerjanya, Senin (28/9/2015).

Ditemui di depan ruangan Gubernur Banten, Budiharto menjelaskan, pertemuan tersebut untuk membahas kelanjutan program gerakan non tunai di Provinsi Banten. “Gerakan ini kan sudah di launching tahun lalu, pertemuan sekarang membicarakan tindak lanjut dari program ini,” kata Budi.

Tindak lanjut ini dibicarakan, lanjut Budi, mengingat saat ini gerakan tunai di Provinsi Banten baik di wilayah pemerintahan maupun masyarakat belum terlalu berkembang. Di pemerintahan sendiri belum sepenuhnya melakukan gerakan non-tunai. “Di pemerintahan belum semua, itu pun baru sekedar transfer honor. Ke depan kita berharap segala transaksi termasuk dengan rekanan misalnya untuk keperluan ATK atau keperluan lain sudah menggunakan transaski non-tunai,” papar Budi.

Budi melanjutkan, kondisi tersebut pun terjadi di pemerintahan di kota dan kabupaten. Transaksi pemerintahan masih minim yang menggunakan transaksi non-tunai.

Menurut Budi, gerakan non-tunai sendiri dipandang banyak manfaat dan baik, misalnya, membuat transaksi kuangan pemerintahan lebih transfaran karena data tersimpan, selain itu bisa menghindari dari peredaran uang palsu. “Tadi pak Gubernur mengapresiasi, kemungkinan langkah ini akan diwujudkan dengan mengajak kerjasama dengan seluruh perbankan, karena mereka yang memfasiliasi,” kata Budi. (Bayu)