SERANG – Ketua Presidium Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Banten M Shodiqin menganjurkan pemerintah melakukan pedekatan persuasif untuk menangani ISIS. Pihaknya tidak sepakat dengan cara kekerasan.
“Artinya lakukan pembinaan, libatkan kami pondok pesantren untuk melakukan pembinaan tersebut karena ini berkaitan dengan pemahaman,” papar Shodiqin, Rabu (25/3/2015).

Kata Shodiqin, adanya masyarakat Banten yang nengikuti ISIS karena ajaran agama memungkinkan untuk melakukan hal tersebut. Namun, jika dikaitkan denga konteks NKRI hal tersebut tidak sesui. “Negara kita damai, tentram, dan Islam pun tidak menghalalkan kekerasan,” ujarnya.

Terkait upaya pencegahan, pihaknya akan memasukkan hal tersebut kedalam kurikulum pondok pesantren. “Yang sifatnya penjelasan dan pemahaman. Namun bukan hanya mengarah pada ISIS tapi organisasi atau pemahaman radikal lainnya,” jelasnya Shodiqin. (Bayu)