SERANG – Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi (Disdagperinkop) Kota Serang, Akhmad Benbela mengatakan, tingginya harga daging ayam di pasaran, dikarenakan dampak dari naiknya harga daging sapi dipasaran beberapa waktu lalu.

“Kalau penyebabnya sudah jelas, karena tingginya konsumsi masyarakat, pas harga daging sapi naik banyak masyarakat beralih ke daging ayam, sudah hukum ekonomi, bila permintaan tinggi maka harga akan naik,” kata Benbela kepada wartawan, Selasa (18/8/2015).

Kendati demikian Benbela mengaku belum mendapatkan informasi berapa kenaikannya, karena ia belum menerima laporan terbaru dari petugas di lapangan. “Nanti saya akan kroscek ke lapangan, berapa kenaikannya,” kata Benbela.

Terkait dengan pasokan daging ayam di Kota Serang, Benbela mengatakan, selama ini pasokan kebanyakan berasal dari lokal, seperti dari peternakan di Kecamatan Curug dan Taktakan, namun Benbela juga memperoleh informasi ada penambahan pasokan dari daerah Gunung Sari Kabupaten Serang.

Untuk diketahui, harga daging Ayam di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang, tembus harga Rp38 ribu per Kilogram, sehingga para pedagang mengeluhkan kondisi ini, karena akibat kenaikan dagangannya sepi pembeli. (Fauzan Dardiri)