CILEGON – Mulai tanggal 11 hingga 15 Juni, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon secara resmi akan membuka jadwal tahapan penyerahan dukungan untuk bakal calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota dari jalur independen.

Ketua KPU Cilegon Fathullah Hasyim mengatakan, sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan KPU nomor 9 tahun 2015 tentang Pencalonan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, untuk Kota Cilegon, pasangan calon itu wajib mengumpulkan minimal sekira 32.963 fotokopi KTP atau 8,5 persen jumlah penduduk Kota Cilegon, sebagai bukti dukungan pencalonan. “Mereka wajib menyerahkan dukungan itu dalam bentuk hardcopy dan softcopy,” ujarnya di sela kegiatan Gebyar Pilkada dihotel The Royale Krakatau, Rabu (10/6/2015) sore.

Pasca menerima lembar bukti dukungan itu, kata dia, maka pihaknyapun akan segera melaksanakan verifikasi faktual untuk memastikan kebenaran adanya dukungan tersebut dari sipemilik KTP. “Kita akan lakukan pengecekan langsung kebawah, apakah warga itu benar memberikan dukungan atau tidak. Seluruh pemilik KTP akan kita datangi secara door to door dengan melibatkan komisioner dan pegawai KPU,” katanya.

Kalaupun pemilik KTP itu tak dapat ditemui, jelasnya, maka dalam tahap berikutnya, Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan segera mengambil alih melalui koordinasi dengan tim sukses pasangan bakal calon untuk mengumpulkan pemilik KTP disuatu tempat, agar dapat ditemui. “Bila dalam tahap kedua itu pemilik KTP masih tidak bisa ditemui, maka otomatis dukungan itu dapat kita nyatakan gugur, dan berimbas pada pengurangan dukungan,” tandasnya.

Fathullah menjelaskan, sedangkan untuk pendaftaran pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota dari jalur partai politik, secara resmi akan dibuka pada 26 sampai dengan 28 Juli 2015. Sementara itu, Sudarmana, salah seorang bakal calon independen menuturkan pihaknya akan melakukan penyerahan itu pada 12 Juli mendatang. “Yang pasti kita akan serahkan bukti dukungan itu lusa nanti. Tapi itu kan tidak perlu langsung kita yang mneyerahkan. Bisa melalui orang yang mewakili,” katanya singkat. (Devi Krisna)

BAGIKAN