SERANG – Chief Executive Officer (CEO) Media Nusantara Citra (MNC) Group, Hary Tanosoedibjo melihat kondisi ekonomi Indonesia telah mengalami kondisi anomali. Hal tersebut disampaikan Hary dalam kuliah umum “Membangun Ekonomi Indonesia Menghadapi Persaingan Ekonomi Global”.

“Potensi ekonomi Indonesia sangat besar, tetapi pada kenyataanya ekonomi Indonesia mengalami anomali dan kontradiktif. Sumber daya alam (SDA) yang bagus tidak dikelolah dengan baik, sehingga menimbulkan kesenjagan sosial yang tinggi,” ujar Hary di kampus Institus Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Maulana Hasanudin Banten (SMHB), kemarin (23/5/2015).

Kondisi anomali dalam ekonomi ini menurut Hary, karena Indonesia menghadapai tiga persoalan mendasar, yaitu ekonomi, pendidikan dan moral. “Dalam bidang ekonomi, masih mengutamakan ekonomi makro daripada mikro. Dalam bidan pendidikan, warga Indonesia baru 9 persen yang mengenyam pendidikan tinggi dan masalah moral, kita perlu mengevaluasi, korupsi, penegakan hukum dan masalah narkoba, menunjukan moral bangsa Indonesia masih menjadi masalah,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hary juga berharap mahasiswa bisa menjadi generasi enterpreneur. “Menjadi enterpreneur dapat membantu perekeonomian Indonesia secara nyata, mengurangi tingkat pengangguran dan mengentaskan kemiskinan yang masih menjadi persoalan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurut HT, peluang untuk menjadi enterpreneur di Indonesia masih terbuka lebar. “Dengan potensi dan peluang sumber daya alam (SDA) yang cukup tinggi dan terbuka lebar, saya mengajak teman-teman mahasiswa menjadi enterpreneur-enterprener masa depan,” tambahnya.

(Rahmat)