SERANG – Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman mengatakan, phaknya akan memberkan sanksi tegas kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Serang yang kedapatan menggunakan ijazah palsu.

“Apabila ada yang melakukan penyalahgunaan, harus ada konsikuensinya, ya harus diberikan sanksi,” kata Jaman kepada wartawan usai mengikuti Rapat paripurna DPRD Kota Serang tentang pembentukan Panja LHP BPK, Senin (1/6/2015).

Menurut Jaman, yang dimaksud dengan PNS menggunakan ijazah palsu jika PNS yang bersangkutan memiliki ijazah tanpa melalui tahapan belajar. “Ya Kalau lembaganya ada, tidak mungkin seperti itu. Kalau pun sanksi itu disesuaikan dengan unsur tindakannya. Mudah-mudahan di kita tidak ada,” sambung Jaman.

Kendati demikian, Jaman mengaku sampai saat ini pihaknya belum menerima surat edaran dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) terkait heboh ijazah palsu tersebut. “Suratnya sampai sekarang belum menerima, tapi kami akan menindaklanjuti ketika ada surat dari Menpan-RB nanti,” kata Jaman. (Fauzan Dardiri)