JAKARTA- Kebijakan pemerintah mengangkat honorer kategori dua (K2) yang tidak lulus untuk menjadi CPNS memancing aksi para calo. Saat ini, para calo CPNS makin gencar menyasar honorer K2 berusia di atas 35 tahun.

“Situasi saat ini makin genting. Di seluruh kab/kota se Indonesia ramai dengan aksi calo,” kata Ketua Tim Investigasi Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Riyanto Agung Subekti alias Itong kepada JPNN, Rabu (4/3).

Dia mengaku telah mengantongi sebagian data keberadaan calo CPNS ini. Ironisnya, honorer K2 yang sudah lulus tes juga merangkap jadi calo.

“Jadi, K2 yang sudah lulus tes menggaet K2 yang belum lulus. Tapi K2 yang lulus tes ini hanya kaki tangan dari calo. Sindikat calo ini tidak hanya di daerah tapi sampai ke pusat dengan melibatkan oknum PNS juga,” tambah Itong.

Selain itu, Itong juga memiliki bukti keberadaan eks pengurus honorer K2 yang menjadi calo CPNS. Mereka mengaku kenal dengan para pejabat di pusat sehingga bisa membantu honorer K2 menjadi PNS. Syaratnya, mereka harus bayar di kisaran Rp 50 juta sampai Rp 150 juta. (esy/jpnn)