MERAK – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak secara resmi memberlakukan penurunan tarif tiket untuk semua jenis golongan kendaraan dan penumpang pejalan kaki yang akan melakukan penyeberangan di lintasan Merak – Bakauheni terhitung mulai pukul 00.00 WIB, Sabtu (17/10/2015) dini hari tadi.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Yanus Lentanga mengungkapkan, penurunan tarif tiket itu merupakan langkah penyesuaian menyusul adanya penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sepekan lalu, dari harga Rp6.900 menjadi Rp6.700. “Karena adanya penurunan harga BBM (solar) itu, maka kita pun menurunkan harga tarif sebesar 2 persen, untuk semua jenis golongan kendaraan maupun pejalan kaki,” ujarnya kepada radarbanten.com saat ditemui di pintu tol gate Pelabuhan Merak, Sabtu (17/10/2015) dini hari tadi.

Pemberlakuan penurunan tarif tiket penyeberangan itu mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM.63 tahun 2015 tanggal 24 Maret 2015, dan Keputusan Direksi Nomor 98/OP.404/ASDP-2015 tanggal 13 April 2015. Dalam tarif baru itu, untuk tiket penumpang pejalan kaki hanya mengalami penurunan tarif sekira Rp500 dari tarif sebelumnya. Sedangkan penurun tarif tiket untuk kendaraan bervariasi. “Adanya penurunan tarif ini sudah jelas akan berpengaruh pada target pendapatan kita (PT ASDP) yang secara otomatis pula akan menurun, karena produksi pun mengalami penurunan, tapi itu tidak terlalu signifikan,” jelasnya.

Ia meyakini, penurunan tarif itu akan disambut baik oleh semua kalangan, terutama di kalangan warga pengguna jasa penyeberangan. “Untuk memaksimalkan kabar adanya penurunan tarif tiket ini, kita lakukan dengan cara sosialisasi melalui spanduk-spanduk yang terpasang di kawasan pelabuhan,” tandasnya. (Devi Krisna)