SERANG – Curah hujan yang tinggi di Wilayah Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, sempat mengakibatkan debit air di Bendungan Pamarayan, Kabupaten Serang mencapai 900 meter kubik. Kendati demikian, debit air Minggu (26/4/2015) pagi kembali normal.

“Malam Sabtu kemarin, debit air mencapai 900 meter kubik, namun pagi ini sudah kembali turun, mencapai 400 meter kubik,” ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bendung Pamarayan Hermanto kepada radarbanten.com saat dihubungi melalui telpon seluler.

Dengan demikian, kata Hermanto, debit air di Bendung Pamarayan masih tergolong normal dan aman. Penurunan debit air ini terjadi karena intensitas hujan di Kabupaten Lebak semalam menurun.

“Kan Bendung Pamarayan ini airnya kiriman dari Lebak. Kemarin sempat terjadi hujan di sana (Lebak-red) sehingga sungai Ciberang yang mengalir ke sini sempat naik. Namun sekarang sudah kembali normal. Jadi kalau hujan curah hujan meningkat di wilayah Lebak maka debit air pun akan meningkat dan sebaliknya,” katanya.

Selanjutnya Hermanto menjelaskan, bahwa potensi banjir akan terjadi bila debit air di Bendung Pamarayan mencapai angka sekitar antara 750 hingga 1.200 meter kubik per detik. Hal ini terjadi pada Banjir Banten awal 2013 lalu yang berada pada kisaran 1.700 hingga 2.500 meter kubik.
Fauzan Dardiri)