Imbas Mudik Gratis, Pengusaha Agen Bus Keluhkan Turunnya Jumlah Penumpang

SERANG – Sejumlah pengusaha agen bus yang berada di Kota Serang mengakui untuk mudik pada tahun ini terjadi penurunan jumlah penumpang dan merugi. Hal tersebut dikarenakan banyaknya para perusahaan yang menyelenggarakan acara mudik gratis yang dikhususkan untuk para karyawannya.

Selain itu, dengan maraknya penjualan tiket melalui sistem online yang saat ini tengah dipilih masyarakat modern, juga dinilai menjadi salah satu penyebab turunnya jumlah pembeli tiket melalui agen bus. “Dampaknya besar banget, selain ada mudik gratis juga sekarang kan mulai banyak situs-situs jual tiket online yang lebih murah juga lebih gampang diaksesnya pakai HP (handphone),” ujar Rivai, salah satu pengusaha agen bus kepada Radar Banten Online, Sabtu (18/6)

Menurutnya, sejak tahun 2000 memang sudah terjadi penurunan dari tahun ke tahun. “Ya seharusnya kan udah ramai satu bulan, (semenjak) anak liburan sekolah, sehari itu udah hampir ludes. Tapi sekarang mah paling sehari itu 20 tiket doang yang kejual,” ungkapnya.

Sementara itu, Seno, pengusaha agen bus PO Bejeu mengatakan, sampai saat ini penumpang masih relatif sepi. “Ya hari ini aja belum ada sama sekali yang beli tiket, penumpang lebih pilih mudik gratis lah dari pada bayar, kan lumayan semuanya gratis nggak bayar,” katanya.

Mengenai harga tiket, rata-rata semua mulai alami kenaikan mulai Rp50 ribu hingga Rp60 ribu. “Ya kalau biasanya harga tiket ke Jawa itu Rp200 ribu hingga Rp220 ribu sekarang Rp260 ribu sampai Rp280 ribuan,” ujarnya.

Saat ini masyarakat yang membeli tiket rata-rata masih mendominasi untuk tujuan ke Jawa Tengah yakni Semarang, Yogyakarta dan Solo. (Wirda)

BAGIKAN