CILEGON – Tulisan di median lingkaran aspal yang akan dijadikan landmark Kota Cilegon di kawasan Simpang Tiga Cilegon mengundang perhatian sejumlah pengendara yang melintas. Betapa tidak, dalam tulisan dengan nada kasar yang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) itu, bertuliskan tentang hujatan dan kekecewaan mereka terhadap kinerja Pemkot Cilegon yang dipandang tidak mampu menutup aktivitas hiburan malam di Kota Cilegon yang semakin merajalela. “Saya tahu ada tulisan itu. Tapi tidak begitu perhatian dengan isinya,” ujar Aziz Setia Ade, Kepala DTK kepada radarbanten.com melalui sambungan telpon, Sabtu (14/3/2015).

Dengan menggunakan cat semprot, IMC menuliskan “Tutup tempat hiburan, Cilegon Bobrok, Pejabat Bejat”. Hingga saat ini tulisan protes itu belum dihapus dan mengundang perhatian pengendara yang melintas. ” Secepatnya akan kita hapus. Lagian landmarknya juga akan segera kita kerjakan. Sekarang masih dalam tahap persiapan, sebelum dilelang. Kalau tidak ada halangan, pelaksanaannya sekitar akhir April nanti,” katanya.

Sebelumnya, Ketua IMC Aip Safillah membenarkan bahwa tulisan itu adalah sisa aksi yang mereka lakukan pekan lalu di lokasi tersebut. “Itu (tulisan-red) teman, bukan saya. Dia anggota IMC juga. Tapi, kalau ada pejabat yang keberatan, saya siap berargumen,” katanya. (Devi Krisna)

BAGIKAN